Setelah prajurit bertemu dengan Puntuk, prajurit lalu menemui Ranpangantan untuk melaporkan apa yang sudah terjadi di pondok atau tendah yang ditempati oleh Lalu Dia beserta pasukannya. Mendengar laporan dari prajurit, Ranpangantan merasa tidak dihargai oleh pasukan Lalu Dia, sehingga Ranpangantan menantang mereka dengan cara terhormat yaitu dengan mengadakan lomba takraw dan sabung ayam.

Kini tibalah saat lomba dimulai, lomba pertama adalah adu ketangkasan memainkan bola takraw antara Lalu Dia dengan Ranpangantan. Orang yang pertama kali memainkan bola takraw adalah Ranpangantan. Sebelum bola dimainkan Ranpangantan berkata, "Wahai masyarakat ku dan penonton lainnya saksikanlah ketangkasanku memainkan bola ini, aku pasti bisa melambungkan bola ini lebih lama dan lebih banyak dibandingkan dengan Raja Lalu Dia". Mendengar Ranpangantan, Lalu Dia hanya berdoa agar diberikan kemampuan oleh Sang Pencipta untuk mengalahkan Ranpangantan.